Penerapan Metode Case Based Reasoning (CBR) Dalam Sistem Pakar Untuk Menentukan Diagnosa Penyakit Pada Tanaman Hidroponik

Perkembangan teknologi informasi pada zaman sekarang sedang berkembang pesat dan berperan penting dalam berbagai hal. Dengan kemajuan teknologi informasi pengaksesan terhadap data atau informasi yang tersedia dapat berlangsung dengan cepat, efisien, serta akurat. Komputer merupakan salah satu bagian penting dalam peningkatan teknologi informasi. Kemampuan komputer untuk menyimpan data dan memproses data menjadi lebih mudah. Teknologi komputer juga diterapkan dalam sistem pakar, sistem pakar berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan suatu masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidang tersebut. Sehingga cocok diterapkan untuk mendiagnosa suatu penyakit.

Pertumbuhan kota kini semakin pesat. Lahan pertanian banyak yang telah berubah menjadi gedung dan bangunan baru. Ruang untuk bercocok tanam pun semakin sempit dan mahal. Hidroponik merupakan salah satu cara budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Tanaman sayuran merupakan kebutuhan pokok setiap masyarakat di Indonesia, penanaman sayuran di pekarangan rumah merupakan suatu strategi untuk mengatasi kekurangan gizi dan bahan makanan bergizi, karena sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral. Penanaman dengan teknik hidroponik di Indonesia terbilang sangat banyak dikarenakan banyak menggunakan teknik hidroponik sebagai media bercocok tanam. hal inilah yang mendorong pembangunan suatu sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit dan solusi penyakit pada tanaman sayuran hidroponik tersebut.Sistem pakar adalah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk menyelesaikan masalah sebagaimana yang dipikirkan oleh pakar. Pakar yang dimaksud disini adalah orang yang mempunyai keahlian khusus yang dapat menyelesaikan masalah yang tidak dapat yang diselesaikan oleh orang awam.

Case Based Reasoning (CBR) adalah proses dalam mengingat suatu kasus pada masa lampau, lalu menggunakannya kembali dan mengadaptasikan dalam kasus baru. Tahapan-tahapan dalam CBR adalah sebagai berikut Retrieve, Reuse, Revise, dan Retain[10]. Salah satu contoh penggunaan metode CBR dalam sistem pakar adalah bagaimana mengidentifikasi penyakit tanaman padi berdasarkan contoh penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode CBR cocok diterapkan dalam proses mendiagnosa penyakit pada tanaman padi dengan memperhitungkan kemiripan masalah baru dengan kasus lama. Dan salah contoh berikutnya penerapan metode CBR menggunakan sistem pakar untuk mendiagnosa penyakit paru-paru berdasarkan contoh penelitian ini dapat disimpulkan mempermudah mendiagnosa apakah seorang pasien baru menderita penyakit paru-paru atau tidak. Dari penyelesaian kedua kasus dengan metode CBR dapat disimpulkan metode CBR dapat digunakan dengan efektif dalam mendiagnosa penyakit pada tanaman maupun penyakit pada makhluk hidup.

Algoritma nearest neighbor atau k-NN merupakan sebuah algoritma untuk melakukan klasifikasi pada objek berdasarkan data pembelajaran dan data yang paling dekat dengan objek tersebut. K-NN adalah suatu cara untuk menghitung tingkat kemiripan (jarak) suatu kasus terhadap kasus baru berdasarkan beberapa atribut yang didefenisikan dengan pembobotan tertentu dan selanjutnya tingkat kemiripan dari seluruh atribut akan dijumlahkan. Perhitungaan kesamaan / similarity dapat dilihat pada persamaan pada rumus berikut.

Teknik hidroponik sudah banyak diterapkan diindonesia namun untuk masyarakat,masih Minimnya pengetahuan yang ingin menanam tanaman sayuran hidroponik tentang bagaimana mendeteksi penyakit pada tanaman tersebut. Dan juga terdapat masalah pada dapur hidup hidroponik dikarenakan Masih bervariasinya informasi yang dihasilkan oleh pegawai dapur hidup hidroponik tentang solusi dalam penanganan penyakit sayuran hidroponik sehingga seringnya terjadinya perdebatan antara pegawai dapur hidup hidroponik.Dengan cara mendeteksi Penyakit apa yang terjadi pada tanaman sayuran hidroponik. Misalnya, jika daun tanaman menguning dan tidak memiliki alasan yang jelas mengapa hal tersebut dapat terjadi, Hal inilah yang mendorong pembangunan sistem pakar untuk mengidentifikasi penyakit pada tanaman sayuran hidroponik. Penelitian ini berlokasi di dapur hidup hidroponik jalan teuku zainal abidin. Yang bergerak di bidang penjualan perlengkapan dan konsultasi tentangs hidroponik, perlengapan yang dijual seperti bibit, obat, media tanam dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan dalam bercocok tanam menggunakan teknik hidroponik. Berdasarkan uraian masalah yang telah dijelaskan maka perlu dibuat suatu aplikasi yang dapat menyelesaikan semua permasalahan tersebut dengan judul “Penerapan Metode Case Based Reasoning (CBR) Dalam Sistem Pakar Untuk Menentukan Diagnosa Penyakit Pada Tanaman Hidroponik.“

A. Jenis Tanaman Sayuran Hidroponik

Ada  beberapa  jenis  tanaman  sayuran  yang  dapat  ditanam dengan  teknik  hidroponik.  Dapat  dilihat  pada  daftar  tentang tanaman yg biasa dibudidaya dibawah ini :

  • Lettuce
  • Kubis
  • Melon
  • Pakcoy
  • Kale
  • Daun mint
  • Kangkung
  • Pagoda
  • Samhong
  • Bunga kol
  • Dst..

Berikut nilai  kemiripan  berdasarkan standar yang telah ditentukan oleh pakar :
Nilai Standar Similarity > 0.50

Komentar